Minggu, 24 Februari 2019

Kita Adalah Sepasang Luka yang Menolak Lupa


Kita adalah sepasang tinta bagi kertas-kertas yang haus oleh makna

Kita pernah menari begitu indah di atasnya,
membentuk paragraf-paragraf yang berisi tentang kita

Kita pernah menjadi prosa yang paling syahdu yang dinantikan semesta

Kita adalah rangkaian diksi yang menyenandungkan keutuhan

Namun, Kau tiba-tiba kehabisan tinta keyakinan
memilih mengosongkan lembar terakhir.

Dan kita berakhir menjadi puisi yang tidak ingin tertuliskan.

Salam Syahdu,
-S-

KALA : Kita Adalah Sepasang Luka yang Saling Melupa // Halaman 218 // Syahid Muhammad [Eleftheriawords] & Stefani Bella [Hujan Mimpi] ( @iidmhd & @hujan_mimpi )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar